Milad ke-72, MI Muhammadiyah Kutasari Gelar Lomba Tumpeng Antar Kelas


Aspirasi, Purbalinga - Dalam rangka memperingati milad ke 72, MI Muhammadiyah Kutasari, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga menggelar lomba Tumpeng
antar kelas. Tumpeng yang disajikan untuk lomba merupakan hasil olahan ibu-ibu wali murid dari kelas satu hingga kelas enam.

"Yang ikut lomba ibu-ibu wali murid.   Jadi semua wali murid berkelompok membuat tumpeng," ungkap Kepala MI Muhammadiyah Kutasari, Saehun kepada Aspirasi,  di kantornya usai lomba Tumpeng, Sabtu (21/1/2023).

Saehun menjelaskan, MI Muhammadiyah Kutasari tahun ini (2023) genap usia yang ke-72, tepatnya berdiri 1951. Sebelumnya bernama Sekolah Rakyat Islam (SRI).

"Dulunya bernama Sekolah Rakyat Islam atau SRI. Baru tahun 1978  ditetapkan menjadi MI Muhammadiyah," jelasnya.

Dalam perkembangannya, MI Muhammadiyah Kutasari yang didirikan oleh MM Sofyan saat itu, kini semakin meningkat, siswanya kian tahun kian bertambah banyak. Bahkan belakangan peserta didik yang belajar di MI Muhammadiyah Kutasari tidak saja dari desa setempat, dari luar desapun banyak yang belajar di madrasah tersebut.

"Kemajuan di madrasah ini semakin terlihat buktinya. Banyak prestasi yang diraih, baik akademik maupun non akademik. Makanya banyak siswa yang datang dari luar Kutasari, dari desa lain yang belajar di sini," ujarnya. 



Pada milad tahun ini, menurut Saehun ada beberapa kegiatan yang disajikan. Diantaranya pengajian dengan model cerita religius oleh Ustad Jumbo dari Pengadegan. Acara di gelar di masih Baiturrahman, Kutasari.

Sedang acara berikutnya adalah lomba tumpeng antar kelas, di mana tumpeng yang dilombakan adalah hasil karya para ibu-ibu wali murid.

Kemudian tumpeng-tumpeng yang sudah dilakukan penilaian oleh dewan juri dan ditetapkan kejuaraannya, tumpeng-tumpeng tersebut dijadikan makan siang bagi guru dan semua yang hadiri pada acara tersebut. Termasuk para wali murid yang menyajikan tumpeng untuk dilombakan.

Melalui 6 Dewan Juri diantaranya, Riayantini, Yuni Ernawati, Fita Nur Zakia, Ratnaningsih, Nirmanto, dan Yuliono, maka ditetapkan tumpeng dengan nomor undi 01 sebagai juar 1. Kemudian disusul nomer undi 04 sebagai juara 2, 05 sebagai juara 3, 02 sebagai juara harapan satu, 03 sebagai harapan dua, dan 06 sebagai harapan tiga.

Masing-masing juara mendapat piala dan uang pembinaan dari panitia.(Angga)

0 Komentar